Asmaraman S. Kho Ping
     
Seri: Bu Kek Siansu
Best Viewed with Screen Resolution 1024 by 768 pixels

Seri Bu Kek Siansu

 

Bu Kek Siansu
Suling Emas
Cinta Bernoda Darah
Mutiara Hitam
Istana Pulau Es
Pendekar Bongkok
Pendekar Super Sakti
Sepasang Pedang Iblis
Kisah Sepasang Rajawali
Jodoh Rajawali
Suling Emas Naga Siluman
Para Pendekar Pulau Es
Suling Naga
Kisah Si Bangau Putih
Kisah Si Bangau Merah
Tangan Sakti
Pusaka Pulau Es
 

 

 

Segera menyusul serial
Pendekar Kayu Harum
Selengkapnya

 

 

Navigation bar
  Start Previous page
 6 of 1165 
Next page End 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11  

"Awas, Bu-te!" Kian Lee berseru memperingatkan karena yang terdekat dengan biruang
itu adalah Kian Bu, maka pemuda inilah yang lebih dulu menjadi sasaran serangannya.
Kian Bu adalah seorang pemuda yang berani dan agak ugal-ugalan, terlalu mengandalkan
kepandaian dan tenaganya sendiri, berbeda dengan kakaknya yang lebih berhati-hati.
Melihat biruang itu menubruknya dengan kedua kaki depan diangkat hendak
mencengkeramnya dari kanan kiri, Kian Bu cepat menggerakkan kedua tangan
menangkis.
"Dukk!"
Tubuh Kian Bu terjengkang dan tenaga dahsyat dari biruang itu membuat dia terguling-
guling. Biruang itu agaknya juga merasa nyeri kedua kakinya ketika terbentur oleh
lengan pemuda yang mengandung tenaga sin-kang itu, maka dia menggereng lagi penuh
kemarahan, kemudian secepat kilat dia menubruk pemuda yang masih bergulingan di atas
tanah itu!
Melihat bahaya mengancam adiknya, Kian Lee cepat menyambar dari samping, memukul
ke arah kepala biruang sambil mengerahkan tenaga Inti Es yang dahsyat. Dengan tenaga
sin-kang istimewa ini, Kian Lee sanggup menghantam remuk batu karang!
Akan tetapi ternyata biruang yang besar itu gesit sekali, kegesitan yang dikuasainya
bukan karena ilmu silat melainkan karena keadaan hidupnya yang penuh bahaya setiap
saat membuat dia gesit dan waspada. Nalurinya tajam sekali dan perasaannya amat peka,
maka begitu pukulan dahsyat itu menyambar, dia sudah dapat mengelakkan kepalanya
dan kedua kaki depannya yang tadi menubruk ke arah Kian Bu kini menyimpang dan
menghantam pundak Kian Lee.
"Wuuuuttt.... dessss!" Kian Lee cepat mengelak, melempar diri ke kanan, kemudian dari
kanan dia sudah menampar dengan telapak tangan kanannya yang tepat mengenai
punggung biruang es. Tamparan ini keras sekali, namun agaknya tidak terasa oleh
biruang itu yang hanya terhuyung sedikit, menurunkan kedua kaki depannya ke atas
tanah, kemudian secara tiba-tiba dia meloncat dan menubruk orang yang telah menampar
pundaknya itu.
"Awas, Lee-ko....!"
Kian Bu yang terkejut melihat serangan biruang itu yang menubruk dengan cepat dan
agaknya tak mungkin dapat dielakkan oleh kakaknya karena jaraknya terlalu dekat, sudah
berteriak dan menubruk ke depan. Dia merangkul kedua kaki belakang biruang itu dari
belakang sehingga biruang yang sedang menubruk itu terguling, membawa tubuh Kian
Bu terguling bersamanya! Karena Kian Bu mempergunakan gin-kangnya, membuat
tubuhnya ringan dan gerakannya gesit sekali, dia berhasil jatuh di bagian atas, menindih
tubuh biruang es itu. Akan tetapi celaka baginya, binatang raksasa itu telah menggunakan
kedua kaki depannya yang amat kuat untuk merangkul pinggangnya dan menarik sekuat
tenaga, agaknya berusaha untuk mematahkan tulang punggung pemuda itu.
Previous page Top Next page

KisahSepasangRajawali - page 6 of 1165